Setiap kali saya butuh (tepatnya disuruh :P ) mempelajari sesuatu yang baru dari berbagai sumber di internet, selalu bertemu dengan dua masalah utama. Pertama, sumber informasi tidak ditemukan. Kedua, walaupun sudah ditemukan, tidak mudah mengelola informasi yang banyak dan beragam itu. Tulisan ini akan fokus pada masalah yang terakhir disebut.

Percuma saja jika sudah menjelajahi sudut-sudut dokumen di internet, jika kemudian hanya disimpan atau diberi bookmark, lalu esoknya dilupakan. Apalagi jika sudah bertemu hari libur, maka pencarian yang pernah dilakukan terasa sia-sia. Pencarian kembali diulang seolah-olah belum pernah dilakukan. Masalah ini adalah bukti nyata ketidakmampuan mengelola informasi hasil pencarian (information retrieval) dengan baik. Dan nampaknya Microsoft OneNote bisa membantu memberikan solusi.

OneNote2 Walaupun sudah agak lama saya mendengar kemampuan OneNote sebagai perangkat lunak pencatatat (hampir) apa saja, baru beberapa waktu ini saya menggunakannya. Cara penggunaannya relatif mudah dan tidak membuat pusing. Sesuai kegunaannya sebagai pencatat layaknya binder atau notebook yang sering kita bawa saat kuliah, OneNote ini cukup fleksibel menerima jenis catatan dan cara menuliskannya.

Jenis dokumen yang bisa dimasukkan bervariasi mulai dari teks biasa, hasil copy-paste dari halaman web (berikut tautan web tersebut akan diikutsertakan), sampai gambar dan suara. Cara menuliskannya: bebas. Mau di pinggir, tengah, kanan: terserah. Bentuk catatan yang berupa kotak yang melayang-layang dan elastis tanpa aturan alignment membuat OneNote layaknya catatan binder kita zaman kuliah dulu: siap menampung berbagai catatan dengan layout yang bervariasi (tak beraturan, lebih tepatnya :P ). Mengkategorikan catatan dalam bentuk file, folder, dan halaman juga bebas, silakan diatur sendiri.

OneNote1

OneNote juga menyediakan template bergaya catatan kuliah. Dilihat sekilas, saya bukan terpikir formatnya yang pas untuk materi kuliah, tapi justru membayangkan suasana kelas saat semua mahasiswa membawa laptop lalu mencatat penjelasan dosen di komputer jinjingnya itu masing-masing. Apalagi konsep catatan digital nan mudah dibawa-bawa ini makin pas jika dipasang di tablet PC atau gadget keluaran terbaru Apple, iPad.

philips_tablet iPAD

Bagaimana, keren, ya? Atau jadi berlebihan?

Oya ada yang tahu software open source atau freeware dengan fungsionalitas seperti OneNote ini?

Update dari Fiksi: Ternyata ada yang gratisan: evernote (dengan logo ‘gajah’. Mengapa gajah?). Btw, video promosinya lucu, hehe..


Sumber: Gambar tablet PC

Tagged with:
 

2 Responses to Catatan Riset dengan OneNote

  1. fiksi says:

    coba evernote gung. gratis.

    http://www.evernote.com

    search di google berbagai macam cara penggunaana. di webnya juga ada.

    semoga bermanfaat. hehe

  2. Agung says:

    @fiksi: Weis, mantap si! Dah pernah pakai, ya? Nuhun infona, dicoba nih. Langsung ke TKP :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>