HikayatSusuKembung_4

Susu segar yang saya beli dan tidak saya habiskan dalam 3 hari ternyata berubah bentuk dan rasanya. Kemasannya jadi kembung dan rasanya jadi asam. Tapi karena terburu-buru di pagi hari, toh saya minum juga. Malamnya saya baru tersadar “Hikayat Susu Kembung” di atas. Ah, semoga tidak menyebabkan sakit perut.

Tagged with:
 

8 Responses to Hikayat Susu Kembung

  1. arry says:

    itu asal mula yogurt yang populer sekarang Gung, bedanya bakteri yang dimasukkan dipilih yang bermanfaat, dibuang yang berbahaya. Susu kembung :D lucu juga istilahnya

  2. Agung says:

    @arry: emang sih Ry saya duga juga begitu: jadi yoghurt. Berarti masih aman untuk diminum? :-?

  3. Arry says:

    yogurt sekalipun, belum tentu aman kalo dibiarkan terbuka di suhu ruang, karena bakal mengundang masuk bakteri2 ‘jahat’(apalagi susu segar). eh tapi bukannya udah diuji langsung ma Agung(diminum), hasilnya gimana? klo baik2 ya berarti sistem imunnya bekerja dgn baik :)

  4. Agung says:

    @Arry: haha, itu karena nggak tahu, jadi diminum juga

  5. Andik says:

    baca sekilas kok kyk susu kambing… hehe

  6. Agung says:

    Itu artinya pikiran sudah berasumsi sebelum mata selesai membaca mas, hehe

  7. lesly says:

    sebagai acuan bisa lihat tanggal kadaluwarsanya kan
    oya, tp pilihan yang bagus memilih susu cair asli
    klo di jepang sini, udah ga ada susu bubuk instan atau kental manis

    be healthy

  8. Agung says:

    @Lesly: tanggal kadaluarsanya mah masih lama, yang mempercepat kan setelah dibuka nggak langsung habis dan nggak masuk kulkas. Oh ya, gak ada sama sekali? Sebegitu buruk kah susu bubuk dan kental manis? *kental manis kan cair juga :-?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>