SIMBelum lama ini saya harus memperpanjang SIM A saya yang telah habis berlaku 21 November 2010 yang lalu. Akibat lupa tanggal berakhirnya, sekitar sebulan lebih saya lalu lalang di jalan dengan SIM yang sudah kadaluarsa. Untung nggak kena razia. Sebagai catatan, selama tanggal habis berlakunya SIM belum habis setahun, SIM masih dapat diperpanjang.

Bagi yang beruntung dapat memperpanjang SIM di Pelayanan SIM Keliling, tentu prosedur dan waktu yang dibutuhkan relatif singkat. Akibat pada hari saya memperpanjang SIM mobil SIM keliling tersebut sedang berada di Kopo, maka saya lebih memilih datang langsung ke Polwiltabes Bandung di Jl. Merdeka. Berikut syarat dan prosedur perpanjangan SIM A tersebut:

Syarat:

  • SIM A yang akan atau sudah habis masa berlakunya
  • KTP Asli dan fotokopi (cukup 1 lembar saja)
  • Duit Rp. 135.000

Prosedur:

  1. Cek Kesehatan.
    Cek kesehatan dilakukan di Jl. Nias Dalam, yakni gang seberang masjid belakang kantor polwiltabes. Sekitar 50 meter ke dalam ada praktek dokter yang menerima cek kesehatan bagi yang hendak membuat atau memperpanjang SIM. Serahkan KTP asli saat pendaftaran cek kesehatan, lalu tunggu dipanggil ke dalam. Cek kesehatan ini lebih mirip prosedur formalitas saja, karena pada kenyataannya kita tidak diperiksa apa-apa. Perawat akan menanyakan tinggi, berat badan, dan mengkonfirmasi data-data pribadi kita. Total biaya: Rp. 25.000
  2. Bayar Asuransi.
    Selanjutnya kita ke loket asuransi yang terletak di dalam komplek polwiltabes satuan lalu lintas. Tulisan loket asuransi ini cukup jelas. Serahkan bukti cek kesehatan, SIM Asli lama, KTP, dan fotokopi KTP. Asuransi ini berlaku selama 5 tahun, disediakan oleh Asuransi Bhakti Bhayangkara. Total biaya: Rp. 30.000
  3. Loket perpanjangan SIM.
    Di sebelah kiri geser sedikit dari loket asuransi, terdapat loket perpanjangan/pembuatan SIM. Serahkan berkas dari loket asuransi ke loket ini. Di loket ini berkas-berkas kita akan dilengkapi yang menyatakan kita akan memperpanjang SIM dan siap membayar biayanya.
  4. Bayar biaya perpanjangan SIM ke BRI.
    Di seberang loket perpanjangan geser sedikit ada loket pembayaran BRI. Serahkan berkas-berkas dari loket perpanjangan loket BRI, dan tunggu panggilan. Setelah dipanggil, bayar uang perpanjangan SIM A. Tunggu panggilan lagi dari loket sebelah loket BRI. Total biaya: Rp. 80.000
  5. Lengkapi dokumen.
    Setelah nama kita dipanggil, kita akan diberikan berkas data-data pribadi yang harus diisi. Berkas ini sudah disatukan dengan fotokopi KTP, SIM asli yang sudah dibolongi, bukti pembayaran asuransi, dan bukti pembayaran di loket BRI. Setelah berkas dilengkapi, berikan pada petugas yang berada di meja tidak jauh dari ruang tunggu tempat pengisian berkas tersebut. Selanjutnya kita akan diminta menunggu di ruang foto khusus perpanjangan SIM yang terletak dekat dengan area ujian praktek motor.
  6. Ruang foto.
    Kita harap menunggu di ruang foto sebelum nama kita dipanggil. Kita akan dikonfirmasi tentang data-data yang sudah kita masukkan, diambil sidik jari jempol kanan dan kiri, serta difoto. Waktu menunggu antrian terlama ada di ruang ini.
  7. Loket Pengambilan SIM.
    Segeralah menuju loket pengambilan SIM yang berada di sebelah kiri dari pintu masuk polwiltabes satuan lalu lintas ini. Proses pencetakan SIM ternyata cukup cepat setelah dari ruang foto tadi. Tidak lama kita telah mendapatkan SIM baru yang gres. Jangan lupa untuk menekan tombol pendapat kita tentang keseluruhan proses yang sudah kita jalani: (A) Sangat Puas, (B) Cukup Puas, (C) Tidak Puas. (B) aja deh :)

Demikian keseluruhan prosesnya dengan total waktu sekitar 2 jam dengan biaya Rp. 135.000. Jauh lebih lama dibanding pelayanan SIM keliling atau outlet SIM diĀ  BTC Pasteur (apakah juga lebih mahal?). Oya, dan di kedua pilihan yang disebut terakhir Anda bebas dari para calo yang berkeliaran menawarkan jasa.

Semoga bermanfaat.

Photo credit: [1]

Tagged with:
 

4 Responses to Perpanjangan SIM A di Polwiltabes Bandung

  1. arifromdhoni says:

    Berarti tanggal lahirnya 21 November ya kang? :D

    Biasanya kalau mau tanggal lahir, cek kelengkapan, SIM, KTP, dll soalnya tanggal habis berlaku biasanya sesuai tanggal lahir :D

  2. Agung says:

    @arif: ya, tanggalnya dan bulannya sih sama, tapi tahunnya yang beda2. Saya kira sama dengan masa habis KTP yang masih 2 tahun lagi. Eh, ternyata tahun ini kadaluarsanya.

  3. Langit Biru says:

    Berarti pengurusan SIM di bandung dah bebas calo?
    Dah bersih?

  4. Agung says:

    @Langit Biru: Oh nggak, masih ada kok ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>