Apa jadinya bila saat memasuki kamar kos sinyal HP mendadak turun drastis? Tidak hanya satu operator, tapi setidaknya 3 operator tidak berdaya menghadirkan kecepatan data 3G/HSDPA di ruangan ini. EDGE pun didapat dengan bersabar setelah mencoba berbagai posisi, itu pun ngos-ngosan. Lalu, apa akal?

Pindah kos sempat terpikir, walau tentu repot. Lokasi yang sekarang sudah relatif enak, plus harganya yang terjangkau dengan fasilitas yang ada. Ada sih, di sekitar Karet Kuningan, Jaksel ini yang menawarkan kos kumplit dengan internet dan TV kabel, hanya tentu harus merogoh kocek lebih dalam 2 hingga 3 kali lipat. No, thank you.

Lalu suatu hari terpikir solusi lain. Saya ingat bahwa modem CDMA saya yang dibundling paket Smartfren (dulu Smart saja), ZTE AC2726, punya satu port kecil di samping bodinnya untuk colokan antena eksternal. Yup, antena eksternal ini berfungsi menguatkan sinyal sehingga sinyal yang dikirim dan diterima akan lebih kencang dibandingkan tanpanya. Tolong anak elektro kasih tahu ya kalau salah, sotoy nih :P Well, pantas dicoba nih sebagai solusi satu-satunya. Masa kalau mau dapat sinyal bagus mesti keluar kamar ke ruang tengah atau ke teras depan. Capek di jalan! (emang pake macet, bang!).

Tada!

Karena keterbatasan ruang, antena disimpan di tempat yang tinggi di kamar. Sulit menyimpannya di luar yang mungkin akan mendapatkan tangkapan sinyal yang lebih baik.

Hasilnya? Not bad, lah!

Hasilnya relatif sama dengan yang saya dapat di Bandung (Kircon/Soekarno-Hatta) di sekitar kantor Smartfren. Paket yang dipilih adalah di hasil tes pertama adalah paket true unlimited Premium (download s/d 384Kbps, upload s/d 128 Kbps). Yang kedua dengan paket volume based (download s/d 3,1 Mbps, upload s/d 1,8 Mbps). Kok sama, ya? Hehehe…kayanya hasil tes kedua belum hoki, harusnya bisa lebih nendang. Tapi segini cukup lah, kan bukan mau buka game online, hihihi..Oh ya, harga antena ini tidak sampai 200 ribu rupiah saja. Seharga modem baru, lah. Tapi apa artinya modem tanpa sinyal? :P

Kalau lihat di gambar [4], antena ini nampaknya bisa juga digunakan oleh modem GSM, tinggal disesuaikan adapter/pigtail-nya agar cocok dengan port antena eksternal modem GSM tersebut. Jadi, masalah terpecahkan untuk sementara waktu. Ini jauh lebih efisien daripada pindah kos. Sempat terpikir untuk mencoba antena wajan bolik yang dipopulerkan pak Onno tempo hari. Cuma sayang, saya bingung nanti mau simpang wajannya di mana.┬áDi mana…di mana…di mana… *mendadak dangdut.

Update:

Pagi setelah malam tulisan ini dibuat, alhamdulillah saya mendapatkan posisi bagus untuk mendapatkan sinyal 3G/HSDPA XL! Berikut hasilnya:

Sekilas perbandingannya bahwa kecepatan download XL lebih baik hampir 2 kali Smart, dan upload Smart lebih cepat sampai lebih dari 2 kali XL. Jadi, pilih mana? Well, kalau XL bisa konstan dapat segitu, ya lebih baik pakai XL saja, karena kan mayoritas penggunaan internet melibatkan kecepatan download, bukan upload. Nah, saya pun bisa lebih hemat karena toh pulsa XL sudah disubsidi alias gratis (ada limitnya, lho!), tinggal registrasi paket internet unlimited bulanan. Pilihan paketnya sesuai di sini:

Bagi yang menggunakan paket ini dengan ponsel Samsung Android,  kabar baiknya adalah bisa bebas Data Roaming kalau main ke negara-negara Asia lainnya dan terkoneksi dengan operator-operator dalam grup Axiata. Sekian iklannya.

Kalau begini saya bisa langganan satu paket internet unlimited bulanan XL yang bisa digunakan untuk mobile (Android) sekaligus modem kalau sedang di kos. Lebih hebat lagi kalau saya bisa gunakan antena eksternal penguat sinyal itu untuk menguatkan sinyal XL. Tapi sayang, di ponsel nggak ada port eksternal untuk antena. Well, no problemo, yang penting kebutuhan dasar sudah terpenuhi secara ekonomis. Sekian.

Update:

Sinyal XL di sini ternyata tidak stabil sekitar jam9-11 malam. Alih-alih dapat 3G/HSDPA, yang didapat ‘cuma’ EDGE. Setelah dipikir, akhirnya diputuskan untuk kembali menggunakan Smart dengan paket langganan volumen 2GB/bulan dengan biaya langganan cukup Rp. 50.000 saja.

Belum cukup? Setiap pengisian pulsa Rp. 50.000 Smart memberikan bonus internet volume 500MB dengan kecepatan download up to 3,1 Mbps. Jadi total jendral 2,5GB/bulan. Lumayan, kan? Kecepatan?

Bungkus!

Gambar: [1]

Tagged with:
 

2 Responses to Antena Eksternal Modem ZTE AC2726 vs XL

  1. Andik says:

    blm nyoba pake kaleng ya?? kaleng susu bekas, atau kaleng yg seukuran… saya pernah nyoba tuh, lumayan hasilnya, tp modem saya jd puanassss… hehehe…

    btw, pak beni belum bales tuh… mending lgsg ditemuin aja deh… kl pas ke bandung kabar2in aja, saya juga mau ketemu beliau…

  2. Agung says:

    @mas Andik: kepikiran sih sains absurd itu, tapi gagal euy. Apa mesti merek tertentu ya, kalengnya? *cari kaleng kue mahal :P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>