Tulisan terakhir yang tercatat di blog ini bertanggal 12 Desember 2013, yakni hampir setahun yang lalu. Kira-kira sebulan setelah saya mengenal seorang gadis Sunda-Belitung bernama Ardita Fanisa Fauzia. Detail perkenalan kami tak perlu saya publish di sini, pokoknya terima kasih Mark Zuckerberg. Yang jelas, walaupun kami satu SMU dan satu kampus, tapi kami tak pernah bertemu selama kami menuntut ilmu di kedua tempat itu. Takdir Allah mempertemukan kami lewat jalan lain. Lalu setelah itu, cerita kami pun dimulai…

Entah mengapa, semenjak mengenalnya, saya hanya tahan sebulan bercerita di blog ini. Selebihnya, bercerita dengannya terasa lebih menyenangkan. Jadi saya agak malas posting di sini dan dibaca orang lain. Untuk apa ngeblog kalau ada tempat kita bercerita yang nyaman dan siap mendengarkan? Maka saya pun hiatus hampir setahun dari menulis, karena berbicara dengannya pun sudah cukup. Kalau mau ditulis dan di publish, bisa jadi banyak tulisan dan foto yang ingin saya tampilkan di sini. Tapi ya itu tadi…saya ingin memiliki momen-momen rahasia sebanyak mungkin dengan orang-orang dekat saya. Rahasia-rahasia yang kita simpan dengan orang lain dapat menguatkan hubungan kita dengan orang-orang tersebut, bukan begitu Neng?

Singkat cerita, kami sudah¬†begini dan begitu. Dan hari ini tepat sebulan setelah kami mengikat janji setia beribadah bersama kepada Allah ‘Azza wa Jalla di hadapan penghulu, orang tua, dan para hadirin. Alhamdulillaah baru sudah empat minggu kami menjadi teman hidup, yang:

…bersamanya aku lebih tenang, bersamanya jalan lebih terang…
(Teman Hidup – Tulus)

Walaupun kami tak selalu sepakat, tapi kami berusaha untuk saling terbuka, dan saling mengerti.

Masih panjang perjalanan bahtera rumah tangga ini mengarungi samudera kehidupan, dan tanpa niat ibadah, rasanya akan berat dan hampa. Mari kita teruskan kebiasaan doa pagi kita, saling mengingatkan kalam ilahi dan hadits Rasulullah, dzikir sebelum tidur, dan do’a rutin kita ‘itu’ :D

…maukah kau ‘tuk menjadi yang pertama, yang slalu ada di saat pagi kubuka mata…
(Pilihanku – Maliq & D’Essentials)

Seperti jalan yang menuju hijaunya lembah kita, ada polisi tidur dan lubang yang bertebaran. Kalau tak banyak tawa, canda, dan permainan, ibarat kendaraan tanpa shock breaker, setiap bertemu jalan tak mulus, pasti sakit rasanya. Semoga kita bisa tetap berbagi tawa bersama.

Target fisikmu dan fisikku itu…semoga akan tercapai dengan sukses :D Beruntungnya aku, mendapat istri yang tak gagap menyiapkan makanan, yang tentunya, dengan sekuat tenaga akan kuhabiskan. Mari kita teruskan kebiasaan makan dan hidup sehat ini, selama mungkiiin…

Aku benci. Benci saat merindukanmu. Kupikir perpisahan menguatkanku. Ternyata belum. Benar kata orang, rindu saat belum bersatu, tapi jauh lebih rindu saat sudah bersatu, lalu berpisah. Seperti rindunya tanah kering dibasuh hujan. Semoga selalu ada do’a kepada ArRahmaan untuk menghibur rindu-rindu kita. Berharap masing-masing, walau jauh, tapi selalu selamat dan bahagia, tidak kesepian.

…seandainya jarak tiada berarti, akan kuarungi ruang dan waktu, dalam sekejap saja…
(LDR – Raisa)

Orang bilang Life Starts at 40. Sah-sah saja saya bilang, at 30. The time when I found you. You’re right, semoga kita bisa tumbuh dewasa bersama membangun rasa cinta ini. Walau terdengar klise, bahkan cenderung gombal :P tapi…

” aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu ”

” aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada “¬†

(Sapardi Djoko Damono)

Much love,
Ayangmasmu :)

Tagged with:
 

2 Responses to Aku Ingin Mencintaimu…

  1. happywifey says:

    I love you ayangmas :*

  2. Agung says:

    @happywifey: Love you too :*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>